INTERNATIONAL     OLAHRAGA     HUKUM DAN KRIMINAL     POLITIK     PARIWISATA     IKLAN     Rokan Hilir     Kepulauan Bangka Belitung     Kabupaten Bangka     Pendidikan     Bengkalis     Sumatra Barat     Siak     Pekanbaru     Bukittinggi     Agam     DKI Jakarta     Propinsi Kalimantan Barat     Kepulauan Meranti     Dumai     Jambi     Palelawan     Sumatra Selatan     Kampar     Pasaman Barat     Indragiri Hilir     Indragiri Hulu     Kuantan Singingi     Rokan Hulu     Dhamasraya     Kepulauan Mentawai     Lima Puluh Koto     Padang Pariaman     Pasaman Timur     Pesisir Selatan     Sijunjung     Solok     Solok Selatan     Padang     Pariaman     Payakumbuh     Sawah Lunto     Kota Bekasi     ENTERTAIMEN     Kabupaten Tegal     Pemalang     Jakarta Utara     Jakarta Barat     Jakarta Timur     Kota Tegal     Sumatra Utara     Jakarta Selatan     Papua Barat      Propinsi Papua     Sulawesi Selatan      Kabupaten Brebes      DPRD Kabupaten Bengkalis      Propinsi Banten      Pekalongan      Kudus     SRAGEN     Kabupaten Demak     Bojonegoro      Jawa Tengah      Jawa Timur      Padang Panjang      Jawa Barat     Bogor/Depok     Propinsi Aceh     pariwara Padang Panjang      Aksi Cepat Tanggap     NASIONAL      Sarolangun  
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
Thursday, 16 Jul 2020, 06:47
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com

REDAKSI SUARA RIAU POS

Redaksi Suara Riau Pos.com Situs Berita www.Suara Riau Pos.com dikelola PT. Suara Riau Pos. Pertama kali online pada 22 Februari 2016 AKTA NOTARIS ELWANGI ELLYYANORA , SH,SpN "PT. Suara Riau Pos" Berdasarkan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

 Redaksi Suara Riau Pos.com    
  Situs Berita www.Suara Riau Pos.com dikelola PT. Suara Riau Pos 
AKTA NOTARIS
ELWANGI ELLYYANORA , SH,SpN

"PT. Suara Riau Pos"

Berdasarkan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

Pemimpin Umum / Direktur : Yansimon

Pemimpin Perusahaan /

Pemimpin Redaksi                 Yansimon

Wakil Pemimpin Redaksi.      : Zakirman

Penanggung Jawab               : Yansimon

Sekretaris                               : Mutifa Rini

Bendahara                              : Mutifa Rini

Dewan Penasehat Hukum  : AKHIRZA,SH.MH & Drs. Sugino. SH. ST. 

Dewan Penasehat Redaksi : Hasan  Abdul Latif,  Zulfan Effendi. 

 

Staf Redaksi

Koordinator Liputan      : Edmon Tantes.

Redaktur Pelaksana      :          

Staf Redaksi Liputan     :

Staf Editor                     : Demon Eka Saputra

Staff Redaksi                : Putra Candra Asien, Fadlan 

Wartawan Daerah:

DKI JAKARTA : (Korwil)  Rahmad Hidayat (Kabiro ). JAKARTA BARAT : (Korwil).  Taufik Hidayat (KABIRO). JAWA BARAT : Asep Yudha Laksana.SH.( Kaperwil). JAWA TIMUR : Ahmad Zulkarnain (Korwil) JAWA TENGAH : Hartadi Setiawan (Korwil) BEKASI : Tohom (Korwil) KOTA TEGAL : Hartadi ​Setiawan ( Kabiro), KABUPATEN TEGAL : Hartadi Setiawan( Kabiro), PEMALANG : Mukhamad Abadan (Kabiro), (Wartawan) KABUPATEN BREBES : Hartadi Setiawan (korwil)  , ​KABUPATEN SERAGEN : Suyadi Hadi Prayitno (Kabiro) KABUPATEN PEKALONGAN : (Kabiro) KABUPATEN KUDUS : Slamet Riyadi (Kabiro)  .DEMAK : ( (Kabiro) PROVINSI BANTEN : Wahid Abdullah (Wakorwil) Suliastini (Kabiro). Propinsi Jambi : Mardinal (Kaperwil)  Kabupaten Sarolangun : Mardinal (Kabiro) KABUPATEN GAYO LUES: Jul Umelah (Kabiro) Kabupaten BANGKA : Imam Kusni S.Ag (Korwil) PANGKAL PINANG : (Korwil)  RIAU : Sutarno (wartawan)   PEKANBARU :  Ade Putra Yuliansyah (wartawan) PELELAWAN : (Kabiro), (wartawan) KAMPAR  M. Jamil (Kabiro) Afrizal ( Wartawan) Dasrel (wartawan) Kepulauan Meranti Syaiful (Kabiro)  BENGKALIS  : Yurnita (Kabiro),​​​​​​ Sutarno (Wartawan),  Zulfan Effendi (Wartawan), Syaiful (Wartawan), Sarmon (Wartawan) Baso alifudin (wartawan), Yulhendra (Wartawan). ROHIL : Zulfan Effendi  (Kabiro) ROHUL : Harun Zein (Kabiro)  DUMAI : Sarmon (Kabiro),  (Wartawan)  (Wartawan)   SIAK : (Kabiro) Doni Naldo (Wartawan) Sudadi (Wartawan) Sularno (Wartawan) Irmawadi (Wartawan) SUMATRA BARAT: Guslili Harti (Korwil)  PADANG : ( Wartawan). PADANG PANJANG : Zakirman (kabiro) Solok : Oktria Tirta (Wartawan). DAMASRAYA : (Kabiro) PADANG PARIAMAN:  PARIAMAN  : (Kabiro) LIMAPULUH KOTA :  PAYAKUMBUH :  BUKITTINGGI : Januar Jamil (Kabiro). AGAM:   Guslili Harti (Kabiro), Januar Jamil (Wartawan), Syafrianto.S.Sos (wartawan) PASAMAN BARAT : Ruswar Dedison/Dedi Rimba (Kabiro ), Arman ( Wartawan). KABUPATEN TANAH DATAR : (Kabiro). KALIMANTAN BARAT  :  Novi Sugiyartiningsih SH (Kabiro)  KABUPATEN GOWA : ​​​​​​(Kabiro) . PROVINSI PAPUA :  ( Korwil). PAPUA BARAT  :

 

Alamat Kantor:

Jl. Imam Bonjol . RT 10 RW 02 Kel. Babussalam Kec : Mandau Kab. Bengkalis Prov. Riau
Telp. 081261765827 Email : suarariaupos@yahoo.com


Bank
BCA Norek  : 8215070812 A/N  YANSIMON

BRI Norek   : 0560-01-039280-50-8 A/N  MUTIFA RINI

BRI Norek   :1220800591 A/N  PT SUARA RIAU POS. BANK RIAU KEPRI CAPEM DURI.

"Redaksi menerima sumbangan tulisan atau artikel. Tulisan diketik rapi dan dilengkapi identitas pengirim .

Redaksi berhak menyunting isi tulisan tanpa mengubah maknanya".

 

KODE ETIK JURNALISTIK WARTAWAN KORAN ONLINE WWW.SUARARIAUPOS.COM.

Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.

Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan mentaati Kode Etik Jurnalistik sbb:

Pasal 1. Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Penafsiran: Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi. 

Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain.

Pasal 2. Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Penafsiran: Cara-cara yang profesional adalah: Menunjukkan identitas diri kepada narasumber; Menghormati hak privasi; Tidak menyuap; Menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya; Rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang; Menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara;Tidak melakukan plagiat, termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri; Penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik.

Pasal 3 Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah. Penafsiran: Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan.

Hal ini berbeda dengan opini interpretatif, yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta.Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang.

Pasal 4 Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul. Penafsiran: Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi.

Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip, wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara. Pasal 5 Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

Penafsiran: Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah.

Pasal 6 Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap. Penafsiran: Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum. 

Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang, benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi.

Pasal 7 Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan.

Penafsiran: Hak tolak adalah hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber.

Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan.

Pasal 8 Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani. Penafsiran: Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan.

Pasal 9 Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik. Penafsiran: Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik.

Pasal 10 Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa. Penafsiran: Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin, baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok.

Pasal 11 Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional. Penafsiran: Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki. Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan/ atau perusahaan .

IKLAN

Sabtu, 23 Mei 2020
Komunitas Kotak Amal
ADDRESS
Jl. Sudirman Gang. Imam Bonjol . rt 3 rw 2 Kec : Mandau.
Kab. Bengkalis Riau Bengkalis, Riau, Indonesia

Yansimon
0812 - 6176 - 5827
www.suarariaupos.com
suarariaupos@yahoo.com