Dibaca : 4705 kali
TANAHDATAR – Gugatan perkara perdata yang diajukan Muldo Dano Alzamendi terhadap Dodi Hendra di Pengadilan Negeri Batusangkar akhirnya berakhir damai. Perdamaian tersebut tercapai setelah Muldo Dano Alzamendi menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi selama ini.
“Atas kesalahpahaman yang terjadi selama ini, saya telah meminta permohonan maaf kepada Bapak Dodi Hendra sebagai dasar perdamaian atas gugatan yang sempat membuat gaduh di wilayah hukum Pengadilan Negeri Batusangkar,” ujar Muldo Dano Alzamendi kepada wartawan di Batusangkar, Rabu (20/5/2026).
Selain itu, dalam kesepakatan damai tersebut, pihak Dodi Hendra juga disebut sepakat untuk mencabut laporan kepolisian yang sebelumnya diajukan ke Polres Tanah Datar oleh Pihak Dodi Hendra.
“LP di Polres Tanah Datar atas nama pelapor Dodi Hendra dan terlapor atas nama Muldo Dano Alzamendi juga disepakati akan dicabut,” tambahnya.
Diketahui, gugatan perkara perdata tersebut sebelumnya terdaftar di Pengadilan Negeri Batusangkar Kelas II dengan Nomor Register Perkara 4/Pdt.G/2026/PN Batusangkar.
Menanggapi perdamaian tersebut, Pengamat Sosial dan Praktisi Media, Budi Gunawan menilai langkah damai yang ditempuh kedua belah pihak merupakan keputusan yang tepat dan sangat bijaksana.
Menurut Budi, sosok Dodi Hendra dikenal sebagai pribadi yang berhati baik dan tidak mudah terpancing untuk membalas perlakuan yang tidak menyenangkan terhadap dirinya.
“Dodi Hendra adalah tokoh yang berhati baik. Meski dizalimi, beliau tidak seketika mau membalas, namun lebih banyak memilih memaafkan,” ujar Budi Gunawan.
Ia juga menyebut, karakter dan prinsip yang dimiliki Dodi Hendra membuatnya tetap dihormati banyak orang di berbagai keadaan.
“Dodi Hendra itu adalah emas. Bagaimanapun keadaannya, tetap menjadi emas. Beliau dikenal sebagai sosok yang bijaksana dalam berteman maupun ketika menghadapi persoalan di pengadilan,” lanjutnya.
Budi juga mengapresiasi sikap Muldo Dano Alzamendi yang bersedia meminta maaf demi mengakhiri persoalan yang sempat bergulir.
“Terkait persoalan ini, Dano juga telah bersikap bijaksana dengan mau meminta maaf. Saya melihat ini merupakan tindakan yang sudah benar. Daripada semua berlarut-larut, lebih baik berdamai. Tidak ada masalah yang tidak bisa dibicarakan dan diselesaikan dengan baik, kita sebagai Manusia tentu tidak luput dari salah dan kilaf, Semoga kedepan tidak ada lagi persoalan - persoalan baru yang muncul dan bisa kita jadikan ini sebagai pelajaran berharga,” tutupnya.
(***Eig)
Terkait
Monday, 10/08/2026
Saturday, 08/08/2026
Tuesday, 21/07/2026
Saturday, 18/07/2026
Thursday, 16/07/2026
Senin, 17 Agustus 2026
Rabu, 17 Desember 2025
Kamis, 29 Januari 2026IKLAN