INTERNATIONAL     OLAHRAGA     HUKUM DAN KRIMINAL     POLITIK     PARIWISATA     IKLAN     Rokan Hilir     Kepulauan Bangka Belitung     Kabupaten Bangka     Pendidikan     Bengkalis     Sumatra Barat     Siak     Pekanbaru     Bukittinggi     Agam     DKI Jakarta     Propinsi Kalimantan Barat     Kepulauan Meranti     Dumai     Jambi     Palelawan     Sumatra Selatan     Kampar     Pasaman Barat     Indragiri Hilir     Indragiri Hulu     Kuantan Singingi     Rokan Hulu     Dhamasraya     Kepulauan Mentawai     Lima Puluh Koto     Padang Pariaman     Pasaman Timur     Pesisir Selatan     Sijunjung     Solok     Solok Selatan     Padang     Pariaman     Payakumbuh     Sawah Lunto     Kota Bekasi     ENTERTAIMEN     Kabupaten Tegal     Pemalang     Jakarta Utara     Jakarta Barat     Jakarta Timur     Kota Tegal     Sumatra Utara     Jakarta Selatan     Papua Barat      Propinsi Papua     Sulawesi Selatan      Kabupaten Brebes      DPRD Kabupaten Bengkalis      Propinsi Banten      Pekalongan      Kudus     SRAGEN     Kabupaten Demak     Bojonegoro      Jawa Tengah      Jawa Timur      Padang Panjang      Jawa Barat     Bogor/Depok     Propinsi Aceh     pariwara Padang Panjang      Aksi Cepat Tanggap     NASIONAL      Sarolangun  
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
Tuesday, 14 Jul 2020, 04:08
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
Bengkalis

Turap Senilai Miliyaran Rupiah Ambruk Tergerus Longsor, Diduga Asal Jadi.

Sabtu, 27 Juni 2020
Dilihat : 136 kali

Duri | suarariaupos.com Turap atau dinding beton penyanggah tanah yang terletak di jalan Siak, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan tampak roboh, Sabtu (27/6) siang.

Remukan dinding beton dengan panjang lebih dari 20 meter itu tampak roboh ke lereng tanah yang lebih curam. Di bagian tengah, dinding panjang itu tampak patah.

Tragisnya, di bidang beton yang patah tidak sama sekali ditemukan besi sebagai tulang penguat antar sambungan tembok.

Suhardi, sala satu warga sekitar memperkuat hasil pantauan sejumlah awak media di lapangan Ia mengatakan bahwa bangunan fisik penyanggah tanah dari potensi tanah longsor itu tampak tidak dilengkapi tulang besi di bagian tengah beton.

Tak salah bila akhirnya turap remuk dan jebol tergerus longsoran tanah, akibat tingginya curah hujan beberapa saat lalu.“Dinding beton itu tak ada besi di bagian tengahnya. Istilahnya tak ada besi penyambung antar blok dinding, jadi wajar saja sangat rawan jebol,” kata Suhardi, Sabtu siang.

Ia mengatakan rangkaian besi hanya tampak di bagian bawah sekitar pondasi, keberadaan rangka itu pun dinilai tak mampu menahan bobot keseluruhan beton penyanggah.

Sementara di bagian atas turap, besi sambungan antar blok atau tiang beton penyanggah nihil. “Jadi tidak kuat ikatan antar beton itu, wajar lah langsung roboh. Macam proyek asal jadi, kalau sudah begini kan sayang anggarannya. Jelas ini anggaran dari daerah kan? Tak mungkin ini biaya pribadi dalam pembuatannya. Bagaimana pertanggung jawaban kontraktornya?” cetusnya.

Sebagaimana diketahui, turap itu baru saja dirampungkan pengerjaannya belum lama ini. Biaya pengadaan dan pengerjaannya pun disebut berbarengan dengan proyek pengerjaan jalan lingkar dan diperkirakan menelan anggaran hingga miliaran rupiah.

Sayang, fasilitas penahan longsor di bagian tepi jalan itu kini remuk tak beraturan. Selain turap, tanah di sekitar pun tampak tergerus dan retak dengan kedalaman bervariasi. Keberadaan dinding penahan tanah itu seakan tak berfungsi, karena tanah tetap saja amblas dan menggerus turap gagah nan rapuh tanpa tulang besi penguat di bagian dalam betonnya. Atas robohnya dinding penyanggah tanah itu,

Ruas jalan yang berada tak jauh dari lokasi (TKP) pun sangat rawan kembali tergerus longsoran tanah. Bila dibiarkan berlarut, ruas jalan itu sangat berpotensi menimbulkan kerusakan susulan bahkan putusnya akses jalan bagi warga sekitar.

Beredar kabar, pengerjaan bidang jalan dan penyanggah tanah itu dikerjakan oleh PT. Sumber Arta Reksa Mulia dalam masa anggaran APBD tahun 2019 lalu.

Saat dikonfirmasi awak media, salah seorang manajemen perusahaan sebagai mitra PUPR Kabupaten Bengkalis yang mengerjakan turap itu membenarkan kondisi fisik beton penyanggah yang remuk. Ia pun mengaku kerusakan tersebut bakal segera diperbaiki dalam waktu dekat.

“Benar, itu sudah kita bahas untuk secepatnya diperbaiki,” kata penanggungjawab perusahaan pemegang proyek fisik yang hancur itu. Meski demikian, kerusakan itu tetap dianggap masyarakat sebagai pekerjaan yang sia-sia dan terkesan ‘buang-buang anggaran’. Suhardi pun meminta pihak terkait segera mengusut proyek tersebut, untuk mengetahui standar pengerjaan beton penyanggah yang roboh itu.

“Suatu proyek fisik itu kan ada standarnya. Nah, untuk turap ini sudah sesuai standar atau belum? Kan bisa diusut itu. Bila perlu diselesaikan secepat mungkin, kalau dibiarkan bisa bahaya dan berdampak kerusakan sampai ke bidang jalan nantinya. Kami sangat berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan, sekalian proyek gagal ini diusut tuntas,” pungkasnya. ( jt.Sut ).

Terkait

IKLAN

Sabtu, 23 Mei 2020
Komunitas Kotak Amal
ADDRESS
Jl. Sudirman Gang. Imam Bonjol . rt 3 rw 2 Kec : Mandau.
Kab. Bengkalis Riau Bengkalis, Riau, Indonesia

Yansimon
0812 - 6176 - 5827
www.suarariaupos.com
suarariaupos@yahoo.com