INTERNATIONAL     OLAHRAGA     HUKUM DAN KRIMINAL     POLITIK     PARIWISATA     IKLAN     Rokan Hilir     Kepulauan Bangka Belitung     Kabupaten Bangka     Pendidikan     Bengkalis     Sumatra Barat     Siak     Pekanbaru     Bukittinggi     Agam     DKI Jakarta     Propinsi Kalimantan Barat     Kepulauan Meranti     Dumai     Jambi     Palelawan     Sumatra Selatan     Kampar     Pasaman Barat     Indragiri Hilir     Indragiri Hulu     Kuantan Singingi     Rokan Hulu     Dhamasraya     Kepulauan Mentawai     Lima Puluh Koto     Padang Pariaman     Pasaman Timur     Pesisir Selatan     Sijunjung     Solok     Solok Selatan     Padang     Pariaman     Payakumbuh     Sawah Lunto     Kota Bekasi     ENTERTAIMEN     Kabupaten Tegal     Pemalang     Jakarta Utara     Jakarta Barat     Jakarta Timur     Kota Tegal     Sumatra Utara     Jakarta Selatan     Papua Barat      Propinsi Papua     Sulawesi Selatan      Kabupaten Brebes      DPRD Kabupaten Bengkalis      Propinsi Banten      Pekalongan      Kudus     SRAGEN     Kabupaten Demak     Bojonegoro      Jawa Tengah      Jawa Timur      Padang Panjang      Jawa Barat     Bogor/Depok     Propinsi Aceh     pariwara Padang Panjang      Aksi Cepat Tanggap     NASIONAL      Sarolangun  
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
Tuesday, 14 Jul 2020, 03:11
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
DKI Jakarta

Fikri Faqih: Pemanfaatan E-commerce, Database dan Keterhubungan Perlu untuk Bertahan di Era Pandemi Covid-19

Minggu, 7 Juni 2020
Dilihat : 27 kali

JAKARTA - suarariaupos.com | Kondisi saat ini di tengah pandemi memang memberikan tantangan bagi banyak pihak, tak terkecuali pelaku industri kreatif dan pariwisata. Bahkan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terpuruk karena imbas Covid-19.

“Meskipun secara bertahap era new normal dimulai, sektor ini perlu waktu yang cukup lama untuk kembali pulih seperti sedia kala,” terang Abdul Fikri Faqih, Wakil Ketua Komisi X DPR RI pada diskusi online Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menyambut New Normal (5/6).

Dalam kesempatan tersebut, Ari Juliano Gema, Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga hadir sebagai pembicara mengkonfirmasi bahwa sektor pariwisata memang terdampak begitu keras, “Menurut data BPS hingga bulan Mei, terjadi penurunan hingga 87% di sektor pariwisata. Dari wisatawan mancangera salah satu negara saja, kita bisa kehilangan devisa Rp 40 triliun. Belum wisman negara lain. Jadi bisa dibayangkan ya, potensi pendapatan kita yang hilang besar sekali,” paparnya.

Fikri mendorong agar seluruh masyarakat yang terdampak, termasuk pelaku pariwisata agar dapat bertahan di situasi yang serba sulit ini dengan melakukan apapun yang dapat menghasilkan secara finansial.

Ia menyebutkan, saat ini e-commerce adalah salah satu yang dapat bertahan dan mengalami peningkatan seiring dengan himbauan physical distancing dan melakukan segala aktivitas kegiatan dari rumah beberapa waktu terakhir. Karenanya, ia menghimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk keberlanjutan ekonomi tiap-tiap individu dan keluarganya.

“Para pelaku industri kreatif bisa memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan hasil produksi atau karyanya, sehingga bisa menjangkau ke tempat yang lebih jauh. Misal dari daerah ke ibukota, atau bahkan ke luar negeri,” tambah anggota Fraksi PKS ini.

Selain itu, menurutnya yang juga dapat dimanfaatkan untuk hasil yang lebih optimal adalah jika terdapat database pelaku industri yang lengkap dan juga keterhubungan. Fikri mengatakan, “Data harus kuat. Ini tugas pemerintah. Kalau datanya kuat, pemerintah bisa menghubungkan antar berbagai pihak sehingga terjadi kerjasama ataupun transaksi.”

Namun Fikri tidak membatasi hanya pemerintah yang bisa melakukan tugas menghubungkan tersebut. Ia mencontohkan, ada beberapa inisiatif yang dilakukan oleh kelompok kepemudaan, yang sebetulnya tidak langsung bergerak di ranah pertanian, tetapi kelompok tersebut menjembatani petani-petani di desa-desa agar hasil taninya bisa mensuplai kebutuhan di perkotaan.

“Ini contoh yang bagus, bagaimana di tengah kondisi sulit sekarang ini kitabergandengan tangan untuk saling membantu,” pungkasnya. (Hartadi Setiawan)

Terkait

IKLAN

Sabtu, 23 Mei 2020
Komunitas Kotak Amal
ADDRESS
Jl. Sudirman Gang. Imam Bonjol . rt 3 rw 2 Kec : Mandau.
Kab. Bengkalis Riau Bengkalis, Riau, Indonesia

Yansimon
0812 - 6176 - 5827
www.suarariaupos.com
suarariaupos@yahoo.com