ENTERTAINMENT     INTERNATIONAL     OLAHRAGA     HUKUM DAN KRIMINAL     POLITIK     PARIWISATA     Iklan     Rokan Hilir     Kepulauan Bangka Belitung     Teknologi     Pendidikan     Bogor / Depok     Bengkalis     Sumatra Barat     Siak     Pekanbaru     Bukittinggi     Agam     Jakarta     Tangerang/Tangerang Selatan     Kepulauan Meranti     Padang Panjang     Dumai     Jambi     Pelawan     Labuhan Batu     Sumatra Selatan     Kampar     Pasaman Barat     Indragiri Hilir     Indragiri Hulu     Kuantan Singingi     Rokan Hulu     Dhamasraya     Kepulauan Mentawai     Lima Puluh Koto     Padang Pariaman     Pasaman Timur     Pesisir Selatan     Sijunjung     Solok     Solok Selatan     Tanah Datar     Padang     Pariaman     Payakumbuh     Sawah Lunto  
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
Saturday, 20 Oct 2018, 18:35
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
Saturday, 20 Oct 2018, 18:35
HUKUM DAN KRIMINAL

KEPOLISIAN RESOR PASBAR,MELALUI SAT RESKRIM POLRES PASBAR,BERHASIL MENANGKAP PELAKU PEMBUNUHAN BERENCANA SADIS

Minggu, 26 Agustus 2018

Pasaman Barat | suarariaupos.com - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Melalui Sat Reskrim Polres Pasbar, Berhasil Mengungkap dan menangkap dua pelaku pembunuhan berencana terhadap Siri (56), di Shoowroom Honda Gajah Motor Cabang Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Sekira pukul 13.00 Wib, Sabtu (25/8/2018). 

"Kedua pelaku merupakan warga Jorong Jambak, Jalur 10, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pelaku pria Berinisial  AMD (20) dan pelaku wanita berinisial  PNS (19)". 

Dari Pantauan kami Awak Media suarariaupos.com Barang Bukti Yang Disita, Satu Unit Mobil Merk Toyota Agya Berwarna Biru Dengan Nomor Plat BA 1069 SQ, Satu unit Sepeda Motor Sujuki Shogun Warna Merah Dengan Nomor Plat BA 5768 JF, Satu Helai kain warna kuning, satu Helai Kain seprai Warna Biru, Satu Buah Kasur Santai Warna coklat, Satu Buah alat Kontrasepsi, satu Bilah Pisau sangkur Serta satu Buah Cangkul.

Melalui Konferensi Pers, Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso.S.Ik didampingi Kasat reskrim Deny Catur S.Ik dan jajarannya  di Mapolres Pasaman Barat, Kapolres menyampaikan "Dari hasil penyidikan inisial AMD merupakan karena sakit hati atau dendam terhadap korban, ditambah niat dari kedua tersangka saat itu ingin mengambil harta korban", Ungkap Kapolres, Minggu (26/08/2018).

"Jadi, salah satu pelaku yakni AMD merasa sakit hati dan dendam karena korban pernah merusak keharmonisan keluarganya. Selain itu juga motifnya adalah ingin mengambil harta korban," kata Kapolres.

Sesuai kronologis kejadian kata Kapolres Pasaman Barat, pada hari Jumat (24/8/2018) sekira pukul 10 Wib pihak Polres mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa adanya dugaan sesosok mayat didalam mobil merk Toyota Agya berwarna biru dengan Nopol BA 1069 SQ didalam area kebun sawit masyarakat di daerah Jambak Jalur IX Kecamatan Pasaman, Pasbar.

"Setelah mendapatkan laporan itu, langsung diturunkan tim Polres ke lokasi dimana ditemukannya dugaan mayat dalam mobil tersebut. Sesampai dilokasi, dilakukan pengecekan dan olah TKP baru dipastikan memang betul ada mayat didalam mobil tersebut," terang Kapolres.

Selanjutnya dikatakan Kapolres, mayat yang ditemukan didalam mobil itu dalam kondisi di gulung pakai kasur santai berwarna coklat. Setelah itu mayat dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina (Yarsi) Simpang Empat untuk dilakukan Visum Et Revertum. 

"Setelah dilakukan Visum Et Revertum barulah diketahui identitas mayat tersebut bernama Siri (56) warga Lubuk Karak, Jorong Langgam, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, barulah dilakukan penyelidikan dan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," jelas Kapolres.

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi yang telah diperiksa kata Kapolres, didapatkan informasi bahwa pada, Rabu (22/8/2018) sekira pukul 17.30 Wib di Simpang Sekunder area perkebunan kelapa sawit Jambak Jalur IX melihat satu unit mobil Agya warna biru yang dikendrai oleh seorang laki-laki, yang diikuti satu unit sepeda motor merk Shogun berwarna merah yang dikendrai oleh seorang perempuan.

"Sesuai keterangan saksi pada, Sabtu (25/8/2018) itu, Satreskrim Polres Pasbar bersama dengan saksi melakukan penyelidikan terhadap pemilik sepeda motor shogun tersebut. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pemilik motor shogun itu adalah tersangka AMD," papar Kapolres.

Diketahui, AMD bekerja sebagai Office Boy di Shoowroom Mobil Honda Gajah Motor Cabang Pasaman Barat. Setelah itu ditelusuri keberadaan tersangka, pada Sabtu (25/8/2018) sekira pukul 13.00 Wib dilakukan introgasi kepada tersangka. Dari hasil introgasi AMD mengakui telah melakukan pembunuhan berencana bersama dengan teman perempuannya yang berinisial PNS.

"Dari keterangan AMD atas teman perempuannya, Satreskrim langsung mendatangi keberadaan PNS lalu menangkapnya. Setelah keduanya diamankan, baru dilakukan pencarian terhadap barang bukti dan ditemukan langsung dibawa ke Polres Pasbar untuk pemeriksaan lebih lanjut," lebih dijelaskan Kapolres.

Dalam pemeriksaan, tersangka menceritakan kronologis lebih detil kejadian, bermula PNS melakukan hubungan badan dengan korban di tempat yang sudah disediakan oleh AMD di lantai 2 Shoowroom Honda Gajah Motor Cabang Pasaman Barat di Jorong Bandarjo, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman.

"AMD bawa pisau naik ke lantai 2, langsung menusuk berulang-ulang ketubuh korban yang saat itu posisi korban sedang berada diatas badan tersangka PNS. Setelah penusukan berulang, AMD turun ke lantai 1 mengambil cangkul, lalu naik lagi ke lantai 2. Setelah itu AMD memukulkan cangkul kebagian punggung korban berulang kali," terangnya kata Kapolres sesuai Press Release.

Setelah kedua tersangka memastikan korban sudah tidak bernyawa lagi kata Kapolres, tersangka AMD membawa korban menggunakan mobil korban ke lokasi area kebun sawit dimana ditemukan mayat didalam mobil sudah membusuk dengan bekas tusukan berkali-kali di bagian tubuhnya.

"Sesampai mereka di perkebunan sawit itu, kedua tersangka meninggalkan korban didalam mobil dikebun sawit tersebut. Kedua tersangkapun mengambil uang senilai Rp. 1.500.000 yang digunakan mereka untuk Rp. 500.000 untuk bayar utang AMD dan Rp. 1.000.000 lagi rencana tersangka untuk ongkos melarikan diri ke Bogor," lebih diterangkan Kapolres.

"Atas perbuatan kedua tersangka, terancam dikenakan Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke - 1 jo Pasal 56 ayat 1 ke - 1 KUHP, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara," tegas Kapolres.

 

Terkait

Iklan

Senin, 3 September 2018
SELAMAT HARI POLISI WANITA
Senin, 27 Agustus 2018
Pondok Lesehan Salero Kampuang
Selasa, 21 Agustus 2018
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1439 H
Rabu, 15 Agustus 2018
MC.KENDRO
Jum'at, 10 Agustus 2018
Perempuan Mandiri
Rabu, 8 Agustus 2018
Bisnis Masa Kini
ADDRESS
Jl. Sudirman Gang. Imam Bonjol . rt 3 rw 2 Kec : Mandau.
Kab. Bengkalis Riau Bengkalis, Riau, Indonesia

Yansimon
0812 - 6176 - 5827
www.suarariaupos.com
suarariaupos@yahoo.com