ENTERTAINMENT  | INTERNATIONAL  | OLAHRAGA  | HUKUM DAN KRIMINAL  | POLITIK  | PARIWISATA  |
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com
KORAN ONLINE
PT. SUARA RIAU POS
JL. Imam Bonjol. RT 3 RW 2 Kec. Mandau. Kab. Bengkalis Riau
Telp: 0812 - 6176 - 5827 Email: suarariaupos@yahoo.com

Polsek Minas Bongkar Prostitusi Terselubung di Jalan Lintas Pekanbaru-Minas

Last update : 31/01/2015
Polsek Minas Bongkar Prostitusi Terselubung di Jalan Lintas Pekanbaru-Minas

Suara Riau Pos

Jajaran Polsek Minas, melakukan kegiatan operasi Cipta Kondisi (Cipkon) untuk antisipasi C3 (Curas, Curat dan Curanmor) dan operasi prostitusi terselubung, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ditemukan warung remang-remang berkedok menjajakan minum di sepanjang Jalan Lintas Pekanbaru-Minas kilometer 35-49, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, yang digunakan sebagai tempat prostitusi. Informasi itu didapatkan Tim Opsnal Polsek Minas, dari informasi masyarakat yang terganganggu dengan keberadaannya.

"Ada 5 tempat yang menyediakan layanan perempuan, untuk melayani hasrat lelaki hidung belang," ujar Kapolsek Minas, JJ Hutapea kepada Suara Riau Pos, Minggu (31/1/2016) melalui Kanit Reskrim, Ipda Noki Loviko SH.

Tim opsnal, dikatakannya, juga mengamankan mucikari dan PSK (pekerja Seks Komersil) di Mapolsek Minas. Terbongkarnya praktek prostitusi terselubung ini, berkat kerjasama antara Polri dengan masyarakat. dan selain itu praktek prostitusi terselubung tersebut sebelumnya telah terbongkar dimana mucikari serta PSK ( Pekerja Seks komersil ) telah diamankan di Polsek Minas,maka dari itu untuk meminimalisir dan untuk membongkar sindikat Praktek Prostitusi terselubung yang berkedok warung makanan dan minuman,Personil Polsek Minas yang berjumlah 12 orang yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Minas IPDA NOKI LOVIKO,SH melakukan Razia terhadap warung Warung tersebut dengan cara menyisir satu persatu warung

"Mucikari beserta PSK, kita berikan pengarahan. Warung tersebut kita minta untuk tutup, karena keberadaanya meresahkan masyarakat," tutup Ipda Noki menjelaskan(Yansimon)